ALLAH SWT..
Yang selama ini kita yakini, kita puja-puji dan kita sembah,
sesungguhnya HANYALAH SATU.. ALLAHUAHAD.. LA ILA HA ILA ALLAH..
Tetapi mengapa Beliau ada dimana-mana dan secara bersamaan dalam satu waktu..???
Bagaimana bisa..???
Dimana penjelasannya secara logika..???
Mari kita renungkan bersama..
Seperti
yang kita ketahui dari kitab kita sbg muslim, yaitu Al - Qur'an.. Allah
adalah sebagai Cahaya / NUR / Pencerahan bagi umat yg mau DATANG,
MENCARI dan HANYA BERIBADAH KEPADA BELIAU..
Beliau hanya SATU.. ESA.. TUNGGAL..
Tetapi..
bagaimana cara Beliau bisa berada dimana-mana dan selalu mengawasi
kegiatan umat-Nya masing2 tanpa terlewati "satu umat" pun dan bahkan
"dalam satu waktu" secara bersamaan..???
Saya yakin pertanyaan ini
pasti timbul diantara kita sbg sesama umat ALLAH SWT, dan terkadang
membuat kita sempat tidak yakin akan keberadaan-Nya karena belum pernah
ada yg menjelaskan mengenai hal tersebut secara LOGIKA. Hal ini wajar,
karena manusia pd dasarnya diciptakan ALLAH SWT dianugerahi AKAL PIKIRAN
dan BUDI PEKERTI yg selalu menuntut penjelasan mengenai bebagai hal
secara LOGIKA.
Baiklah, berikut ini saya akan mencoba menjelaskan hal tersebut di atas secara LOGIKA..:
1. Pada suatu malam BULAN purnama yg cerah, ada berapa BULAN kah yg terlihat malam itu..? Tentu hanya satu BULAN..
2. Malam itu juga, ambil 10 buah ember, masing2 diisi penuh dengan air..
3. Letakkan kesepuluh ember tersebut dihalaman luar secara acak..
4.
Setelah itu, lihat di ember 1 apakah ada bayangan BULAN di ember 1..?
Kemudian lihat ke ember 2, 3 dan seterusnya.. Pasti pada kesepuluh ember
tsb terdapat bayangan BULAN..
Nah, disinilah penjelasan secara LOGIKA dari saya, Wahyu Prasetiyo Adi.. :
"Umpamakan BULAN itu adalah ALLAH, yg sesungguhnya HANYALAH SATU..
Dan
umpamakan kesepuluh ember penuh air tsb adalah kita, umat-Nya,
hamba-Nya yg selalu merindukan NUR ILLAHI.. CAHAYA PENCERAHAN.. Dari
SANG MAHA KUASA, yaitu.. ALLAH SWT.. YANG MAHA ESA.. YANG DALAM SATU
WAKTU DAN SECARA BERSAMAAN BISA BERADA DIMANA-MANA.."