Monday, January 26, 2015

Aku.. Mataharimu..

Ketika dini hari menjelang pagi, matahari bersinar pelan tp pasti untuk membuka mata dan memberi kehangatan.
Sama seperti ketika anak2nya masih baru lahir.. ayah selalu berusaha membuat anak2nya merasa hangat, nyaman dan aman..

Ketika pagi hari menjelang sore, matahari mulai bersinar lebih tegas dan memanas, untuk memberi peringatan kpd makhluk bumi agar mencari tempat2 berteduh.
Ketika anak2nya mulai beranjak besar dan bisa diajak berkomunikasi.. ayah seakan selalu berujar jangan ini jangan itu.. tidak boleh begini tidak boleh begitu.. dgn maksud dan tujuan memberi peringatan kepada anak2nya akan bahaya diluar sana dan memberitahu bagaimana cara menghadapinya..

Ketika sore hari beranjak malam, matahari mulai menenggelamkan diri dgn perlahan tapi pasti, dgn tujuan melepaskan sejenak makhluk2 bumi agar mereka bisa sedikit leluasa beraktifitas.
Sama halnya ketika anak2nya sudah menikah..ayah perlahan namun pasti akan melepaskan mereka untuk menjalani kehidupan sesuai dgn apa yg sudah mereka pelajari dari segala petuah2nya..

Namun jangan salah, esok hari matahari pasti akan terbit kembali sesuai dengan periode2nya..
Matahari, selalu memberi tanpa harap kembali..
Ibarat kasih ayah terhadap anak2nya.. mengasihi.. menyayangi.. melindungi.. tanpa batas.. tanpa harap dibalas atau terbalas..